Perbedaan Makna Dalam Motif Batik Solo

  1. Kawung, Sawat, dan Parang Rusak Barong

Motif batik kawung ini seringkalii dimaknai sebagai gambar bunga teratai dengan empat lembar daun bunga yang merekah. Nah, untuk sebagian orang Jawa bunga teratai sering diartikan sebagai umur yang panjang dan juga kesucian . Batik Motif kawung ini mempunyai motif yang cukup sederhana, terbentuk dari berbagai pola bulatan – bulatan mirip buah Kawung, sejenis dengan buah kelapa atau yang  disebut buah kolang-kaling. Dengan motif hiasan yang berupa rangkaian kombinasi lingkaran ini disusun berjejer rapih secara simetris dan geometris..Konon Pada zaman dulu, motif batik kawung biasanya hanya boleh dipakai oleh kalangan kerajaan. Dengan mengenakan kain bermotif batik kawung ini, ia bisa menjadi cerminan kepribadian sebagai seorang pemimpin yang mampu mengendalikan hawa nafsu dan menjaga hati nurani, lho.

  1. Bokor Kencana

Bokor Kencana terlihat begitu sederhana dan memiliki makna harapan, keagungan, dan kewibawaan.

  1. Sekar Jagad

Motif sekar jagad ini adalah sebuah perulangan geometris dengan cara ceplok ( yang dipasangkan secara bersisian ), yang mengandung arti keindahan dan keluhuran hidup di dunia. Motif batik sekar jagad telah mulai berkembang sejak pada abad ke-18.Sekar Jagad memiliki makna bunga dunia. Pola batik ini merupakan perulangan geometris dengan dipasangkan bersisian (cara ceplok), yang mengandung arti keindahan dalam keluhuran itu sendiri . Sekar memiliki arti bunga serta jagad adalah dunia. Paduan makna kata yang tercermin dari nama motif ini adalah kumpulan bunga – bunga sedunia.

  1. Truntum

Perlu kita ketahui bahwa truntum sangat erat dengan dunia pernikahan karena truntum biasanya dipakai oleh orang tua pengantin. Kata truntum mempunyai arti membimbing. (truntum). Batik solo Motif truntum memiliki warna coklat. Lalu, Batik solo motif truntum ini acapkali digunakan oleh orang tua dari pengantin dalam prosesi acara pernikahan. Truntum itu sendiri memiliki makna yaitu menuntuni, Jadi goals-nya adalah supaya ketika dalam sebuah pernikahan yang mana orang tua selalu dapat menuntun anaknya untuk mengarungi hidup baru yang kemudian kelak akan menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah.

Beli Baju Batik dan kain batik berkualitas dengan harga terjangkau di https://batik-s128.com/

eddye

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *