Wisata ke Mentawai untuk Bertemu Spesies Langka

Banyak tempat yang bisa dijadikan destinasi wisata IDN. Salah satunya adalah gugusan pulau kecil yang terletak di tengah Samudera Indonesia, hasil patahan dari Sumatera pada 500-ribu tahun yang lalu. Laut dalam dan cuaca acap membuat terisolasi, namun tetap memikat dengan hutan dan budaya yang terjaga dan ombak nan indah. Mentawai, sebuah gugusan pulau bak potongan keindahan dari Indonesia.

Sudah banyak wisatawan asing yang kenal dengan Mentawai karena menjadi destinasi surfing internasional. Dua tempat yang cocok untuk ber-surfing ria adalah, Lance’s Right dan Macaronis, yang masuk ke 10 spot selancar terbaik di dunia. Kepulauan ini mempunyai 71 lokasi selancar, dan 49 titik sebagai spot eksklusif. Tidak hanya spot selancar saja, Mentawai pun mempunyai Taman Nasional dan budaya yang unik dan tetap terjaga sampai detik ini.

Pusat dari peradaban Mentawai terletak di Siberut, sebuah pulau besar dengan luas 4.480 km persegi. Pulau Siberut ini adalah yang terbesar dari tiga gugusan kepulauan Mentawai, Pulau Sirua Mata, dan Pulau Sipura. Siberut adalah satu-satunya pulau dengan hutan yang masih tersisa di Mentawai. Tidak hanya itu, ombak tinggi dan angin kencang, hingga arus yang tidak menentu membuat Siberut kerap terisolasi, meski jarak terpisah 150 km dari Padang.

Pada abad ke-18 orang Eropa datang ke kepulauan ini dan menyebutnya Poggies di dalam catatan mereka. Di Siberut terletak tumbuh pala panjang, sagu, dan kayu merbau. Di dalam catatan The History of Sumatra, William Marsden membeberkan jika keadaan pulau berjejer di pantai barat Sumatera.

Tidak hanya Kalimatan Papua, dan beberapa daerah di Indonesia yang masih didiami oleh suku asli. Suku Mentawai memilih hidup di pedalaman hutan Siberut yang bergantung pada hutan dan ajaran dari nenek moyang.

Kepulauan Mentawai diperkirakan patahan dari Pulau Sumatera kisaran 500-ribu tahun yang lalu. Pemisahan tersebut berdampak pada flora dan faunan yang distingtif dan unik. Apabila Anda berkunjung ke Taman Nasional Siberut maka Anda akan menemukan 60% mamalia endemis. Statistik yang membuat Pulau Sibertu yang ada di kawasan Cincin Api sejajar dengan Madgaskar, khususnya populasi primata endemis. Anda bisa mendapati Siamang kerdil bilou dan spesies langka, yaitu montet hitam-kuning yang sering disebut simpai. Nah, berwisata IDN ke Mentawai membuat Anda tahu berbagai macam spesies langka yang jarang dijumpai.

eddye

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *