Apakah penumpang masih kehilangan Bandara Kertajati?

Hasil gambar untuk bandara kertajati

Hunian di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati masih di bawah 70%. Ini termasuk pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Barat, yang meminta ASN untuk menggunakan penerbangan dari Kertajati.

Bahkan, Bandara Kertajati masih hilang, jadi apakah sepi?

Menurut surveyor penerbangan Alvin Lie, pemanfaatan kapasitas di bandara Kertajati rendah karena kurangnya transportasi oleh operator. Ini tidak akan membawa penumpang yang tertarik dari Kertajati.

“Kurangnya periklanan, pemasaran Selain itu, daerah tidak mempromosikan apa yang tidak dan tidak mencoba membuat orang di luar daerah mengagumi daerah (Kertajati) seperti apa adanya,” katanya hingga pendanaan kedua pada hari Rabu (3/3) 4/2019.

Lie mengatakan manajemen bisa mempromosikan bandara secara agresif, misalnya melalui citra yang jelas. Selama masa ini ia percaya bahwa Kertajati tidak menjelaskan arah perkembangannya.

“Jika Anda mencari konsultan yang terbukti benar dan berdedikasi untuk memasarkan Bandara Kertajatinya, pemasarannya lengkap, seperti pasar sasaran, posisi pesawat penumpang atau kargo,” katanya.

Direktur Keuangan dan Direktur Umum BIJB, Muhamad Singgih, mengatakan bahwa kantornya saat ini sedang berupaya meningkatkan lapangan kerja dengan menyelenggarakan sosialisasi dan publikasi di wilayah tersebut. Ambil, misalnya, tugas rutin dan distribusikan iklan.

“Kapasitas pemuatan yang ada, sosialisasi dan penerbitan media, sosialisasi untuk semua Pemda di basis pengguna, sosialisasi di ASN, penyiaran di Cirebon dan kota tujuan akan terus ditentukan oleh rute, kegiatan rutin dan sosialisasi melalui media sosial.” dia menyimpulkan.

eddye

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *